Jumat, 27 September 2013

Resensi Buku
Nama              : Rani. A. Simbolon
Semester         : IV (Empat)
Mata Kuliah : Dogmatika 3
Buku               : Teologi Dasr 2 , oleh : Dr. Charles C. Ryrie
Dosen              : Pdt. M.P. Aritonang M.Th

BAGIAN XII
“AKU AKAN MENDIRIKAN JEMAAT-KU”
Apakah Gereja itu ?
            Dalam bahasa Inggris , kata Gereja yaitu church, dan bentuk serumpunnya kirk berasal dari bahasa Gerikha Kuriakonyang berarti milik Tuhan. Kata tersebut hanya digunakan dua kali dalam Perjanjian baru yaitu pada 1 kor 11 :20 (mengenai Perjamuan Tuhan) dan wahyu 1:10 (mengenai hari Tuhan). Dan kata itu kemudian mulai biasa digunakan untuk menunjukkan hal-haal lainnya seperti tempat atau norang-orang atau denominasi batau tanah air yang bertalian dengan kelompok orang yang menjadi milik Tuhan.
Dan dalam bahasa Ibrani , yaitu qahal semata-mata berarti sejumlah orang yang berhimpun bersama dan biasanya dalam septuaginta di trjemahkan sebagai ekklesia.dalam bahsa yunani ekklesia berarti sutau perhimpunan dan biasa digunakan dalam pengertian politik, bukan dalam pengertian keagamaan . kata tersebut buka menjelaskan mengenai orangnya, tetapi mengenai pertemuannya.
Penggunaan Gereja dalam PB (Perjanjian Baru)
Kisah Para rasul 19 :39,40; kis 7:38; Efesus 7:38; rom 16:5;1KORINTUS 16 :19; kolose 4:15; Filemon 2, saya peembaca akan mentimpulkan dari ayat-ayat Firman Than iu bahwa gereja berhubungan dengan dengan nsebuah kelompok perhimpunan, maka berbagain penggunaan konsep dalam Perjanjian Baru akan menjelaskan kepada kita apakah sifat Gerejav atau keadaan dari kelompok yang berhimpun dan apa yang menjuadi ffokus serta alasan yang menyebabkan kelompok khusus itu berhimpun.
Ciri Khas Gereja
            Gereja memiliki ciri khas yang sesuai dengan maksud Allah. meskipun Allah telah mempertalikan diri-Nya dengan kelompok-kelompok yang lain, namun kegiatan-Nya dengan gereja tetap memiliki ciri khas “Aku akan datang mendirikan jemaat-Ku” Firman Tuhan dan itu adalh pekerjaan-Nya yang khusus pada masa kini. Perkataan Kristus tersebut menunjukkan beberapa ciri Khas Gereja
1.      Gereja merupakan karya Setelah kehidupan-Nya di mkuka bumi
2.      Gereja tidak sama dengan kerajaan yang juga di ajrakan –Nya
3.      Gereja jelas berbeda dengan teokrasi atas Israel.

Kepeemimpinan Yang Berkualifikasi Bagi Gereja
Apapun yang menjadi pilihan seseorang atau suatu organisasi mengena berbagai tingkat kepemimpinan, tidak seorangpun dapat mneyangkal bahwa kepemimpinan dianggap perlu dalam gereja-gereja Perjanjian Baru. Karena secra de-facto bahwa :
Ø  Pada awl kehidupan gereja, dana bantuan di kirim dari antiokhia kepada para penatua di gereja –gereja Yudea (kis 11:29)
Ø  Paulus segera menunjuk para penatua di gereja –gereja yang di dirikan selama perjalann misinya yang pertama
Ø  Sidang di Yerusalem diadakan, di pimpin dan di tutup oleh para pemimpin (pasal 15)

Tingkat-Tingkat Kepemimpinan
            Semua orang sependapat bahwa sedikitnya ada dua golongan pemimpin dalam gereja-gerejaa Perjanjian Baru yaaitu para penatua dan diaken. Dan tidak semuanya diperlukan pada masa kini. Dalam sistem pemerintahan Jemaat Babtis, seorang gembala sidang di gereja berfungsi sebagai penatua sedangkan di Gereja yang menggunakan sistem federaal –presbiterian gembala sidng melayani sebagai salah seorang di antara para penatua.




BAGIAN XIII
PERISTIWA-PERISTIWA
YANG AKAN DATANG
Pengantar kepada Eskatologi
Eskatologi berarti teologi tentang akhir zaman. Studi ini dapat meliputi semua hal yang terjadi di masa yang akan datang dari waktu penulisan atau hanya meliputi hal-hal yang masih akan datang dari keberadaan kita sekaterang. Studi tenttang Eskatologi berhubungan dengan perwujudan semua hal, baik yang berkenan dengan pribadi-pribadi dan dengan dunia.
            Studi akhir zaman atau hal-hal yang bersifat yang akan datang menurut pandangan kita meliputi pengejaran Alkitabiah mengenai keberadaan sesudah kematian tetapi sebelum dibangkitkan, kebangkitan, pengangkatan (pelantikan) Gereja, kedatangan Krisstus ke dua kali dan kerajaan seribu Tahun.
Eskatologi sangatlah penting untuk kiita pelajari bahwa sukacita di tengah-tengah penderitaan(2 kor 4:17), suatu motivasi yang besar untuk hidup suci (1 yoh 3:3), suatu praktek hidup sehari-hari (2 tim 3:16-17), fakta-fakta mengenai kehidupan sesudah kamaian (2 kor 5:8), kebenaran tentang akhir sejarah , suatu pembuktian bahwa Alkitab  tidak ada salahnya karena sebagian nubuatan sudah digenapi dengan tepat bukan oleh karena kebetulan tetapi karena memang sudah direncanakan Allah dan keinginan mendekatkan diri kepada Tuhan, lebih serius lagi dalam penyembahan kita kepada Allah yang mengontrol secara penuh dan yang kan menyelesaikan kehendak-Nya dalam sejarah.

PASAL 78
TINJAUAN
TERHADAP POSTMILLENISME
Postmillenisme adalah pandangan yang berhubungan dengan masa akhir zaman / akan datang yang percaya bahwa kerajaan Allah sekarang sedang meluas di dalam dunia melalui pemberitaan Injil dan karya penyelematan dari Roh Kudus pada setiap individu, bahwa dunia akhirnya di kristenkan dan bahwa kedatangan Kristus terjadi pada akhir dari suatu periode panjang yang penuh dengan kebenaran dan damai biasanya disebut ”seribu Tahun (Millenium)”.



Ciri-ciri Doktrin Postmillenialisme
a.       Pandangan mengenai Alkitab
   Pengamat pemaham postmillenialisme Alkitabiah mempercayai otoritas Alkitab dalam kehidupan manusia.
b.      Pandangan mengenai Kuasa Allah
Keyakinan akan kusa Allah menyebabkan mereka percaya bahwa amanat Agung akan digenapi dan hampir seluruh dunia akan diselamatkan. Jikalu tidak percaya akan menjadikan amanat agung itu tidak efektif dan kuasa Allah tidak bekerja.
c.       Pandangan mengenai Gereja
Gereja memenuhi amanat Agung, akan menjadi alat untuk membawa dan menghadirkan erjaaan Seribu thaun di bumi.
d.      Pandangan mengenai Kedatangan Kristus
Penganut postmilenium percaya kedatangan Kritus paada akhir kerajaan Seribu Tahun. Kedatangan-Nya akan di ikuti dengan segera oleh kebangkitan dan penghakiman secarumum.
e.       Pandangan mengenai seribu tahun
Lamanya : kerajaan seribu tahun ,menurut pendapat penganut postmilenium akn berupa waktu atau masa yang akan sedemikian panjang, tidak harus tepatseribu tahun.
Perrmulaannya : kerajaan seribu Tahun akan di mulai berangsung-angsur, sedangkan pandangan lainnya hanya melihat permulaan yang tiba-tiba pada penyebaran kebenaran di seluruh dunia.
Ciri-cirinya : kerajaan seribu tahun menurut pandangan penganut postmelinium akan menjadi saat damai, kemakmuran, kehidupan rohani angt baik di bumi.
Kegiatannnya : beberapa tokoh paham postmilenium mengijinkan masa kemurtadan yang singkat pada akhir milenium sebelum kedangan Kristus.


d. Dukungan Alkitab untuk Post Milenium.
Sehubungan dengan ayat-ayat yang membicarakan tentan suatu pemerintahan Kristus yang berkemanangan belum tergenapai dalam sejarah, maka bagian itu harus digenapi pada masa yang kan datang sebelum kedatangan Kristus kedua kali. Banyak ayat Alkitab yang sama di pakai oleh penganut premilenialisme untuk membuktikan Kerajaan Seribu tahun di dunia. Penganut postmilenisme melihat ayat-ayat tersebut digenapi sebelum kedatangan Kristus sedangan Premilenialisme menafsirkan ayat-ayat tersebut untuk digenapi sesudah kedatanagn Kristus. Ayat-ayat tersebut termasuk maz 2:8;22:28;47;72 yes 2:2-4, yer 31:34 dan 2:35;mika 4:1-4.
PASAL 80
TINJAUAN TERHADAP
PREMILLENIALISME
            Premilianisme adalah suatu pandanagn yang menyatakan bahwa kedatanngan Kristus yang kedua kali akan terjadi sebelum seribu tahun, dan ia akan mendirikan kerajaan Kristus di bumi ini selama seribu tahun.
a.       Ciri-ciri Doktrin Premillrnialisme
v  Pandangan mengenai alkitab : premillenialisme mepercayai Alkitab sebagai otoritas yang tinggi dalam kehidupan.
v   Pandangah mengena seribu tahun : semua penganut premillenialisme percaya bahwa kerajaan seribu tahun terjadi setelah kedatangan Kristus yang ke dua kali.
v  Pandaanagn mengenai perjanjian: para penganut premillenialisme percaya bahwa perjanjian kepada Abraham yang diberikan untuk keturunan abraaham mengenai tanah dari sungai mesir sampai ke sunga efrat belum digenapi tetapi aian di genapi pada masa seribu tahun keej 15 :18 .
v  pandangan mengenai Gereja : para penganut paham premilenialisme dispensasional secara kukuh membedakan antara gereja dan Israel.



Dibawah ini ada sistem teologi yang menbedakab secara kukuh antar israel dan gereja akan menyatakan posisi eskatologi.
PL                                            PB                                           MILLENIUM
                                                            israel =gerejA             Tidak ada kerajaan seribu tahun
israel =gereja
                                                                israel=gerejA    israel=/gereja=premilenialisme perjanjian
israel =gereja  israel =gerej

israel#gereja                                         israel#gereja  israel#gereja =premilenialisme dispensasional

SEJARAH PREMILENIALISME
Sebagai seorang penganut postmillenialisme, joachim menjelaskan sejarah sebagai keberadaan trinitas, yaitu zaman I adalah bapa ketika manusia hidup dibawah torat perjanjian lama; zaman II adalah anak ketika masa anugrah di perjanjian baru; dan zaman III adalah Roh Kudus yang mulai sekitar 1260M. Dimana dunia akan bertobat.
Orang-orang liberal yang percaya perkembangan melalui alam dapat kita sebut sebagai penganut postmillenium. Namun mereka tidak sungguh-sungguh memeriksa Alkitab dan memperhatikan kemajuan dunia hasil kerja manusia. Para penganut paham postmillenialisme konservatif mempercayai Alkitab sebagai firman Tuhan dan perbaiklan-perbaikan secara individu sesuai dengan Macmillan,1919, mengerti bahwa kerajaan seribu tahun merupakan seluruh masa antara kedatangan Yesus yang pertama dan yang kedua.
Paham postmillenialisme sesudah perang dunia II di pengaruhi secara umum oleh corak liberal. Hal-hal yang besar yang sudah dicapai melalui usaha manusia memberikan kredibilitas pada konsep ini. Banyak pandangan yang tidak Alkitabiah dari konsep ini.